Pada-Mu Sang Pelukis samudera raya
Aku pasrahkan segala lara dari rasa
Kepada samudera itulah aku berteriak dalam diam
Kepada samudera itulah kuluruhkan luka dalam
Kepadamulah aku mencinta, meski harus meronta
Sang Pelukis tahu, samudera pun mengaku
Untuk kamu ada cintaku , meski perih menikam kalbu
Pada-Mu Sang Penggores khatulistiwa
Aku gemakan segala daya serta upaya
Kepada langit itulah aku mengaduh dalam tangis
Kepada langit itulah kucurahkan pahit manis
Kepadamulah aku menyayang, sekalipun harus meradang
Sang Penggores paham, cakrawala terdiam
Bagi kamu ada sayangku, meski rintang di hadapanku
Pada-Mu wahai Pemahat bumi pertiwi
Aku lantunkan segala doa dan mohonku ini
Kepada bumi inilah aku mengharap sisa asa
Kepada bumi inilah aku hampakan seisi jiwa
Kepadamulah aku merindu, meski berjuta aral menunggu
Pemahat tak buta, bumi pun serupa
Hanya kamu makna rinduku, meski mengalir air mataku
Hanya kamu, bagimu, untukmu...
Kulukiskan cintaku, kugoreskan sayangku, kupahatkan rinduku
Pemberian-Nya semata, Sang Pencipta cinta dan semesta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar